Mitos RAM

Memory atau dalam hal ini RAM (Random Access Memory) adalah komponen komputer yang berfungsi sebagai penyimpanan data sementara yang akan diakses/diproses oleh processor.

Kebanyakan orang, khususnya orang awam beranggapan bahwa menambah kapasitas RAM akan selalu meningkatkan performa PC. Hal ini  mungkin dikarenakan ketidaktahuan bagaimana fungsi dan cara kerja RAM itu sendiri. Padahal banyak faktor penyebab lambatnya kinerja PC, seperti :

1. Processor yang digunakan
2. Kecepatan rotasi harddisk
3. Requirement aplikasi yang digunakan
4. Bandwith memory(FSB), dll

Pada dasarnya setiap komponen PC mempunyai kontribusinya masing-masing dalam menentukan kinerja PC secara keseluruhan, sebagai ilustrasi adalah sebagai berikut :

a. Sebelum diakses processor data yang akan diproses terlebih dahulu dikirim dari harddisk ke RAM (umumnya kita sering menyebutnya sebagai loading). Artinya cache, kecepatan rotasi, dll pada harddisk menjadi penentu juga.
b. Banyaknya aplikasi/data yang ditampung di RAM tergantung kapasitas RAM itu sendiri, artinya apabila data ditampung (yang juga akan diprocess) misal 100MB sedangkan kapasitas RAM kita 2GB tentu tidak ada gunanya menambah kapasitas RAM lagi bahkan sampai 10GB sekalipun
c. Kemudian aplikasi/data di RAM dikirim ke processor, adapun banyaknya data yang dikirim dari RAM ke processor per detiknya biasa disebut bandwith. Kita mungkin sering mendengar istilah memory PC5300, PC6400, dst, itulah yang dimaksud bandwith memory
d. Setelah itu aplikasi/data diproses di processor. Adapun seberapa cepat processor mengolah aplikasi/data tergantung dari arsitektur, FSB, frekuensi, cache memory, dll dari processor itu sendiri

Ilustrasi di atas adalah gambaran sederhana bagaimana cara kerja PC, sebenarnya masih banyak faktor-faktor lainnya. Jadi jangan sampai kita salah upgrade, saat PC kita lambat (padahal memory kita sudah 2GB), kita upgrade menjadi 3-4GB padahal bisa jadi penyebab lambatnya adalah processornya karena software/OS yang kita gunakan optimal di processor multicore sedangkan processor kita masih single core. Atau kita ingin lancar bermain game 3D terbaru lalu kita upgrade processor dan RAM padahal mungkin VGA cardnya yang perlu diupgrade.

This entry was posted in IT. Bookmark the permalink.

2 Responses to Mitos RAM

  1. Novianto says:

    taunya harus update yg mana gimana? btw akhirnya posting lagi ya pin😀

  2. calm_k1d says:

    byk cara sih..gampangnya pake aplikasi benchmark..klo mau cek processor masih relevan apa ngga bisa liat load processor brp % waktu jalanin aplikasi (terutama di aplikasi yang sehari-hari biasa dipake) di task manager, free memory jg bs diliat distu di physical memory available (di situ satuanya Kb jd klo diitung MB dibagi ja 1024) mwnya kira2 masih di atas atau dibawah 100 MB pa g..biasanya klo masih di atas 100 MB pas lagi run aplikasi yg biasa dipake masih relatif cukup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s