Masa Depan AMD Suram ?

Anandtech telah mempublikasikan apa yang menurut mereka sebuah preview untuk kinerja Intel Nehalem, dan hasilnya? Masa depan AMD akan semakin suram lagi saat CPU generasi baru Intel diluncurkan. Dan perlu diingat bahwa walaupun benchmark untuk perangkat keras yang belum siap diluncurkan tidak memberikan gambaran yang akurat, versi final untuk semua jenis perangkat keras, apabila berbeda biasanya akan selalu lebih cepat, lebih efisien dan stabil dibandingkan versi sebelumnya.

Apabila benchmark yang dilakukan Anandtech dapat dipercaya – dan saya rasa mereka dapat dipercaya – kinerja Nehalem sangat luar biasa. Dibandingkan dengan clock speed yang sama dengan Penryn 2.67GHz, Nehalem jauh lebih cepat di setiap tes yang ada.

Perbedaan kinerja di antara dua prosesor ini tidak mengejutkan mengingat tambahan cache L3 sebesar 8MB di Nehalem, integrated memory controller dan bandwidth yang lebih besar, dan perbedaan kinerja antara Penryn dan Nehalem menunjukkan seberapa jauh ketinggalan AMD dari Intel.

Hanya dua produk baru AMD dalam 10 tahun terakhir yang memberikan peningkatan kinerja seperti transisi Penryn ke Nehalem (dengan asumsi clock speed yang sama). Dalam kedua kasus ini (K7 dan K8), mereka memberikan fitur dan kapabilitas yang sama sekali baru (revolusioner) dan bukan tambahan yang bersifat evolusioner. Kedua perubahan arsitektur di K7 dan K8 membawa AMD ke tingkat kinerja baru, akan tetapi saat ini tampaknya mereka tidak memiliki sesuatu untuk bersaing dengan Intel.

Menurut AMD sendiri, Shanghai adalah sebuah produk yang bersifat evolusioner. Shanghai quad core akan datang dengan cache L3 yang jauh lebih besar (6MB, naik dari 2MB di Barcelona), memiliki skalabilitas yang lebih baik dari Phenom, virtualisasi dan manajemen daya yang lebih baik. Semua ini, walaupun merupakan peningkatan yang menjanjikan, tidak akan mampu bersaing dengan Nehalem dengan clock speed yang sama.

Apabila keluarnya Shanghai sesuai dengan ekspektasi para analis, prosesor ini akan menjadi produk yang jauh lebih kuat dibandingkan pendahulunya, akan tetapi skenario fundamentalnya tidak akan berubah – Intel tetap akan memegang gelar prosesor berkinerja tercepat.

This entry was posted in IT. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s